Ilana tan, udah lama sih baca novel 4 seasons nya itu, tapi entah kenapa sampe sekarang masih suka..
terutama summer sama spring..
novelnya bener-bener bikin melayang, bikin orang berandai-andai..
aku pengen jadi Naomi atau Sandy.. :/
dan entah kenapa, kata-kata ini rasanya menusuk,
dan karena itu, terus terbawa.. -___-
Spring in London..
Summer in Seoul..
Aigoo~
bikin melayang! *dasar ababil! -_-*
tapi BTW, kenapa isinya pada cinta-cintaan sih?
duh, biar deh..
terutama summer sama spring..
novelnya bener-bener bikin melayang, bikin orang berandai-andai..
aku pengen jadi Naomi atau Sandy.. :/
dan entah kenapa, kata-kata ini rasanya menusuk,
dan karena itu, terus terbawa.. -___-
Spring in London..
"Karena aku merindukanmu. Karena aku membutuhkanmu. Karena kurasa, kau sudah lama berpikir dan sekarang saatnya kau kembali padaku. Karena aku ingin kau tahu bahwa perasaanku sekarang asih sama seperti dulu. Dan karena aku ingin tahu apakah kau sudah percaya padaku, walaupun hanya sedikit." - Danny Jo kepada Naomi Ishida
"Apa yang membuatmu berpikir bahwa menunggu satu hari, satu bulan, atau satu tahun lagi akan ada bedanya?"-Keiko Ishida kepada Naomi Ishida
"Baiklah, aku bisa menunggu. Kalau kau butuh waktu untuk mempercayaiku, aku bisa menunggu." -Danny Jo kepada Naomi Ishida
"Aku tidak menuntut banyak. Aku juga tidak akan membebanimu. Aku hanya memintamu untuk menunggu sampai aku menyelesaikan masalahku. Sampai saat itu tiba, jangan pergi ke mana-mana. Tetaplah bersamaku." -Danny Jo kepada Naomi Ishida
"Masa lalu tidak akan berubah." -Naomi Ishida kepada Danny jo
"ADA sesuatu yang ingin kukatakan padamu sejak dulu. Sampai sekarang aku belum mengatakannya karena... yah, karena berbagai alasan. Dan alasan utamanya adalah karena aku takut. Kalau aku mengatakannya, reaksi apa yang akan kauberikan? Apakah kau akan menerima pengakuanku? Apakah kau akan percaya padaku? Apakah kau masih akan menatapku seperti ini? Tersenyum padaku seperti ini? Atau apakah justru kau akan menjauh dariku? Meninggalkanku? Tapi aku tahu aku harus mengatakannya padamu. Aku tidak mungkin menyimpannya selamanya. Entah bagaimana reaksimu nanti setelah mendengarnya, aku hanya berharap satu hal padamu. Jangan pergi dariku. Tetaplah di sisiku." -Danny Jo kepada Naomi Ishida
Summer in Seoul..
"Dulu kalau aku tak begitu, kini bagaimana aku? Dulu kalau aku tak di situ, kini di mana aku? Kini kalau aku begini, kelak bagaimana aku? Kini kalau aku di sini, kelak di mana aku? Tak tahu kelak ataupun dulu Cuma tahu kini aku begini Cuma tahu kini aku di sini Dan kini aku melihatmu."
"Kadang-kadang orang jenius memang sulit dibuat senang." -Sandy kepada Mr. Kim
-“Kalau suatu saat nanti kau rindu padaku, kau mau memberitahuku?” tanya Jung Tae-Woo. “Kenapa aku harus memberitahumu?” tanya Sandy lagi. “Supaya aku bisa langsung berlari menemuimu"-
“Bagaimana ini? Sudah lama aku tidak melihatmu, tidak mendengar suaramu, rasanya aneh sekali. Sepertinya semua yang kulakukan tidak ada yang benar. Lalu aku berpikir, mungkin kalau aku meneleponmu dan mendengar suaramu, aku akan merasa lebih baik. Sekarang setelah mendengar suaramu, aku memang merasa lebih baik, tapi timbul masalah lain. Aku jadi semakin ingin melihatmu.” -Jung Taewoo kepada Sandy
“Dalam bisbol ada sembilan pemain. Kurang satu saja tidak bisa. Sembilan artinya lengkap. Kenapa aku menyimpan nomor Sandy di nomor sembilan? Itu karena kalau dia ada, aku baru merasa benar, merasa lengkap. Dia nomor sembilanku.” -Jung Taewoo kepada Park Hyunshik
Aigoo~
bikin melayang! *dasar ababil! -_-*
tapi BTW, kenapa isinya pada cinta-cintaan sih?
duh, biar deh..
0 komentar:
Posting Komentar
RCL-juseyo~ :D